Winamp Dirilis Ulang Pada 2019 Mendatang

winamp app

Winamp Akan Segera dirilis Kembali Pada tahun 2019 mendatang. Kita semua mengerti betul bahwa selama lebih dari satu dekade, Winamp adalah aplikasi pemutar musik legendaris yang customizable untuk jutaan pengguna.

Pada awalnya, pemutar musik Winamp legenda diluncurkan pada tahun 1997 sebagai perangkat lunak gratis, dan dijadikan shareware yang dijual seharga $ 10.

Oleh karena itu, sekarang menurut laporan terbaru, pemutar musik Winamp yang legendaris akan dirilis kembali pada tahun 2019. Winamp Akan Hadir Kembali Pada 2019 Selama lebih dari satu dekade, software ini adalah aplikasi pemutar musik pilihan untuk jutaan pengguna.

“You can not only listen to your MP3 files, but also play music through the cloud, podcasts, streaming radio broadcasts, to your playlists.”

Alexandre Sanoundjian

Menurut CEO Radionomy, Alexandre Sanoundjian, aplikasi versi baru juga akan mendukung kemampuan streaming musik hingga podcast. “Akan ada versi yang benar-benar baru di tahun depan. Dengan warisan besar yang dimiliki (Winamp) tapi disertai pengalaman mendengarkan musik yang lebih lengkap,” ungkap Sanoundjian.

Baca Juga : Drumi Washing Machine Pencuci Pakaian Tanpa Lisitrik

“Anda tidak hanya akan bisa mendengarkan musik yang Anda miliki di rumah, tapi juga musik di awan (streaming), podcast, streaming radio, dan daftar lagu yang telah Anda buat,” lanjutnya.

Meskipun begitu, aplikasi ini bukan yang pertama maupun satu-satunya pemutar musik yang ada di dunia digital. Pada saat itu, format mp3 hanya mempunyai fitur seperti daftar putar, pemutaran acak atau kemampuan untuk menyesuaikan tampilan sesuai selera pengguna.


History Winamp

Pada awalnya, pembuatnya yaitu Justin Frankel, datang untuk memberitahukan bahwa dia menagih $ 100.000 setiap bulannya terhadap software (tidak termasuk sejumlah besar perangkat lunak bajakan, tentu saja).

Pada tahun 2002, AOL (portal web dan penyedia layanan online berbasis di New York City. Ini adalah merek yang dipasarkan oleh oath, anak perusahaan dari Verizon Communications) mengambil alih perusahaan dengan tujuan mengubahnya menjadi layanan musik yang customizable.

Ketika masalah keuangan serius muncul dari bagian komunikasi, Radionomy membeli Winamp pada tahun 2014 dan sampai saat ini.

Namun, baru-baru ini, Alexandre Saboundjian, CEO Radionomy dan pemilik aplikasi pemutar musik (Winamp) baru saja mengumumkan bahwa mereka sudah siap untuk hadir kembali. versi baru akan memungkinkan untuk memutar file audio, akan tetapi juga bisa mengakses podcast, program radio, daftar putar, dan konten apa pun yang telah kami simpan di cloud.

Selain itu, akan ada versi desktop dan tidak hanya itu bahkan akan tersedia untuk platform seluler juga seperti iOS dan Android.

winamp

Tidak diragukan lagi, salah satu kunci dari pemutar musik winamp, tentu saja, saya berbicara tentang (Winamp) untuk berhasil akan kemampuannya untuk mengintegrasikan dengan platform lain, seperti Spotify, Apple Music atau Google Music. Namun, saat ini tidak ada informasi tentang hal itu, meskipun kami mungkin tahu lebih banyak dalam beberapa minggu mendatang.

Selama minggu ini kita akan memiliki versi baru 5.8 yang akan dirilis dalam versi beta tertutup dan akan berfungsi untuk mengetahui apa yang akan membawa kita kembali akhir dari pemutar musik Winamp terkenal. Meskipun elemen nostalgia penting, ingatlah untuk kembali bersaing di pasar yang didominasi oleh platform streaming terkenal seperti raksasa teknologi Apple dan aplikasi yang ditetapkan sebagai VLC.

Referensi : Kompas.com

Teman-teman sangat diperbolehkan untuk menambahkan, lho. Dan juga silahkan tambahkan uneg-uneg, kritik dan saran ,tulis di kolom komentar.


Terima Kasih Telah Berkunjung!

👋

admin Author