Akan Ada Iklan Didalam Status WhatsApp Kita

whatsapp status

Apa yang kita khawatirkan sebagai pengguna WhatsApp selama ini akan benar – benar terjadi. Yap… WhatsApp resmi mengkonfirmasi bahwa aplikasi pesan lintas platform yang memungkinkan kita bertukar pesan akan kedatangan iklan.

Setelah bebas digunakan selama bertahun-tahun beredar berita bahwa akan ada (iklan) di tab status pada WhatsApp. Monetasi (iklan) ini akan didukung sepenuhnya oleh sistem periklanan Facebook, yang menginduki WhatsApp dan Instagram.

Status WhatsApp memungkinkan kita untuk membagikan teks, foto, maupun  video dan animasi yang akan hilang setelah 24 jam. Snapchat / story pada facebook sudah terdapat (lklan) antara story yang kita buat.

Baca juga : WhatsApp Akan Mengeluarkan Fitur Touch ID dan Face ID Bagi Pengguna iPhone

Sedangkan pada Instagram sudah memungkinkan perusahaan untuk mensponsori Story dengan tulisan-tulisan yang menampilkan baris teks yang mengatakan bahwa mereka adalah bagian dari “kemitraan berbayar” dengan sponsor.

Aplikasi pesan seluler populer yang dibeli seharga 19 miliar dollar pada tahun 2014. kini memiliki 1,5 miliar pengguna di seluruh dunia, hampir mendekati total pengguna Facebook yaitu sebesar 2,3 miliar.

MenurutThe Economic Times India, wakil presiden WhatsApp, Chris Daniels mengungkapkanbahwa perusahaan akan mulai memasang (iklan) di fitur “Status” pada aplikasi.

“Kami akan menempatkan (lklan) di ‘Status’. Itu akan menjadi mode monetisasi utamauntuk perusahaan serta peluang bagi bisnis untuk menjangkau orang-orang di WhatsApp,”

kata Daniels kepada wartawan di India.

Langkah Facebook untuk memonetisasi WhatsApp rupanya merupakan salah satu alasan salah satu pendiri perusahaan, yaitu Brian Acton. Yang meninggalkan Facebook pada tahun 2017.

Facebook mengungkapkan pada bulan Januari bahwa WhatsApp memiliki 1,5 miliar pengguna bulanan. Layanan ini gratis untuk semua orang sejak tahun 2016.


Dalam sebuah wawancara dengan Forbes pada bulan September, Acton menjelaskan bagaimana dia menentang penempatan iklan pada WhatsApp. Oleh karena itu dia hengkang dari WhatsApp 2017 lalu.

Lain halnya dengan Daniels. Daniels beralasan bahwa skema ini bisa menjadi ladang pundi-pundi baru bagi WhatsApp ke depannya. Khususnya bagi para pelaku bisnis untuk berhubungan langsung ke target konsumennya.

Sayangnya Daniels tidak mengatakan kapan iklan itu akan muncul. Perusahaan itu sebelumnya mengatakan kepada The Wall Street Journal bahwa iklan di ‘Status’ akan muncul tahun depan.

Teman-teman sangat diperbolehkan untuk menambahkan, lho. Dan juga silahkan tambahkan kritik dan saran ,tulis di kolom komentar.


Terima Kasih Telah Berkunjung!

thanks

admin Author